Temanggung – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 Tahun Anggaran 2025 memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan dunia pariwisata Temanggung. Salah satunya dengan pembangunan jalan pengecoran di Desa Banaran, Kecamatan Tembarak, yang kini menjadi jalur utama menuju Beskem Jalur Pendakian Gunung Sumbing via Banaran. Rabu (30/07/2025)
Jalan yang selama ini sulit dilalui, kini disulap menjadi akses vital yang kokoh dan nyaman. Tak hanya membantu aktivitas warga, infrastruktur ini juga membuka potensi besar dalam sektor wisata alam, terutama bagi para pendaki yang ingin menaklukkan megahnya Gunung Sumbing.
Babinsa Desa Banaran, Serda Hermanto, saat berada di lokasi menjelaskan posisi Beskem pendakian yang kini lebih mudah dicapai. Ia juga bertemu langsung dengan penjaga Beskem, Nur Rohmat, yang mengaku sangat antusias dengan dampak positif pembangunan jalan tersebut.
“Sebelumnya jalan ini sempit dan licin, apalagi kalau hujan. Tapi dengan adanya pengecoran ini, akses ke Beskem jauh lebih mudah. Wisatawan dari Yogyakarta, Salatiga, bahkan luar daerah akan sangat terbantu. Kalau jalan ini sudah jadi sepenuhnya, pasti lebih ramai dan membawa manfaat untuk warga,” ujar Nur Rohmat.
Program TMMD ini tidak hanya menyatukan kerja lintas sektor antara TNI dan masyarakat, tetapi juga menjembatani pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal, seperti pariwisata pegunungan. Jalan ini diperkirakan akan menjadi akses strategis tidak hanya untuk warga, tapi juga bagi pendaki dan wisatawan yang ingin menjelajah Sumbing dari jalur Banaran yang terkenal lebih alami dan menantang.
Dengan pembukaan jalan ini, Desa Banaran berpeluang menjadi salah satu pusat kegiatan wisata gunung di Temanggung. TMMD pun sekali lagi membuktikan bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar beton dan semen, tetapi juga jembatan menuju kesejahteraan masyarakat. (Pendim 0706/Temanggung)







