TEMANGGUNG – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 kembali digelar di Desa Tempelsari, Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung, Selasa (10/02/26) Kegiatan yang dilaksanakan oleh Kodim 0706/Temanggung ini resmi dibuka sebagai bentuk sinergi nyata antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan dari desa.
Salah satu sasaran utama TMMD kali ini adalah pembuatan senderan 262 meter serta pengecoran jalan sepanjang 247 meter yang menghubungkan Desa Tempelsari dengan Desa Bonjor. Jalan yang sebelumnya masih berupa bebatuan dan berada di jalur terjal lereng perbukitan itu selama ini nyaris sulit dilalui, terutama saat musim hujan, sehingga menghambat mobilitas warga.

Di sepanjang jalur penghubung tersebut, hamparan lahan pertanian dan sayuran menjadi pemandangan utama. Kehadiran jalan beton diharapkan mampu membuka akses distribusi hasil panen yang selama ini terkendala, sekaligus mendorong peningkatan perekonomian warga setempat yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian.
Tak hanya menyasar pembangunan infrastruktur jalan, TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 juga menyentuh sisi kemanusiaan dengan merehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) milik Somad Dusun Ngapus Desa Tempelsari Kecamatan Tretep. Program ini menjadi bukti bahwa TMMD tidak hanya membangun fisik wilayah, tetapi juga menghadirkan kepedulian sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

Selaku inspektur upacara Asisten 1 Sekda Temanggung Agus Sujarwo, AP. MM,. menegaskan bahwa TMMD merupakan program terpadu antara TNI dan Pemerintah Daerah untuk mempercepat pembangunan serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, ia mengajak seluruh elemen untuk bergotong royong menyukseskan program ini agar selesai tepat waktu dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat, seraya secara resmi membuka TMMD dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim.







