Dandim Temanggung Ikuti Vicon Wakil Panglima TNI, KDKMP Disiapkan Jadi Motor Ekonomi Desa

Binter, Informasi230 Dilihat

TEMANGGUNG – Komandan Kodim 0706/Temanggung Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han., mengikuti video conference (Vicon) bersama Wakil Panglima TNI dalam rangka evaluasi percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), bertempat di Ruang KDKMP Tegalurung, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung, Rabu (18/02/2026).

Kehadiran Dandim didampingi Camat Bulu Muhcamat Zar’an, S.H., menunjukkan komitmen kuat sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mengawal program strategis nasional yang ditargetkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi desa.

Vicon dipimpin langsung Wakil Panglima TNI dan diikuti Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota, serta jajaran Kodam, Korem, dan Kodim seluruh Indonesia. Agenda utama membahas percepatan distribusi perlengkapan operasional ke KDKMP yang progres pembangunannya telah mencapai 100 persen.

Dalam arahannya, Wakil Panglima TNI menekankan pentingnya koordinasi lintas satuan agar distribusi logistik berjalan efektif, tertib, dan tepat sasaran. Hal ini penting untuk memastikan KDKMP segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara menjelaskan, setiap KDKMP akan dilengkapi sarana operasional berupa satu unit truk, kendaraan pickup, kendaraan roda tiga, serta fasilitas pendukung koperasi seperti AC, rak penjualan, dan perlengkapan lainnya. Pengelolaan awal akan dilakukan oleh PT Agrinas selama dua tahun sebelum diserahkan kepada pengelola desa.

Selain itu, masyarakat juga akan memperoleh manfaat ekonomi melalui skema voucher untuk kebutuhan pendidikan dan kesehatan, serta sistem pembagian hasil usaha yang berpihak kepada warga.
Letkol Inf Hermawan menegaskan kesiapan jajarannya mendukung penuh percepatan program tersebut.

“KDKMP bukan sekadar fasilitas distribusi, tetapi akan menjadi pusat penggerak ekonomi desa. Kodim siap mengawal agar program ini benar-benar memberi dampak bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Program ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada 17 Agustus 2026, sebagai langkah strategis memperkuat ekonomi kerakyatan dan ketahanan nasional dari tingkat desa.