TEMANGGUNG – Di tengah kepungan dinamika tugas teritorial yang kian padat, mulai dari proyek strategis KDKMP, Jembatan Merah Putih hingga program ketahanan pangan, Komandan Kodim 0706/Temanggung, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han., memberikan arahan mendalam kepada seluruh jajarannya. Dalam kegiatan “Jam Komandan” yang digelar di Aula Sarwo Guno Makodim Temanggung, Jumat (30/01/2026), Letkol Inf Hermawan menekankan bahwa loyalitas kepada negara tidak boleh mengesampingkan keharmonisan keluarga.
Dihadapan para Perwira, Bintara, Tamtama, serta PNS TNI AD, Dandim menegaskan bahwa di usia rata-rata prajurit yang telah melampaui 30 tahun, fokus hidup seharusnya sudah bergeser dari ego pribadi menuju masa depan generasi penerus.
“Kita ini sudah tidak muda lagi. Rata-rata sudah punya anak. Tujuan hidup kita adalah membuat anak-anak kita menjadi lebih baik dari kita. Itulah investasi sesungguhnya. Jangan egois mencari kesenangan sendiri di atas beban keluarga,” tegas Letkol Inf Hermawan dengan nada persuasif.

Letkol Hermawan menyadari betul beban kerja prajurit Kodim Temanggung saat ini sangat tinggi. Berangkat pagi dan pulang malam demi mendampingi program pemerintah adalah rutinitas yang tidak terelakkan. Menanggapi curhatan para istri prajurit (Persit) yang ia kumpulkan sebelumnya, Dandim meminta para suami untuk menjadi pemimpin yang bijaksana di rumah.
“Istri adalah sosok yang paling setia menjaga kita saat sakit dan memotivasi saat kita jatuh. Jaga keharmonisan keluarga. Jangan karena kesalahan kecil, semua kebaikan pasangan terhapus. Jadilah teladan bagi anak-anak agar mereka tidak hanya melihat, tapi mencontoh kebaikan orang tuanya,” tambahnya.
Selain aspek humanis, Dandim juga mengevaluasi performa satuan terkait berbagai program besar yang sedang berjalan. Saat ini, Kodim 0706/Temanggung tengah berfokus pada:
1. Proyek Jembatan Merah Putih: Bulan depan pembangunan jembatan merah putih di Kabupaten Temanggung sudah dimulai dengan standar konstruksi yang ketat.
2. KDKMP (Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih): Akselerasi laporan portal digital agar sinkron dengan progres lapangan sebelum peresmian maret mendatang.
3. TMMD Sengkuyung:Persiapan pembukaan di Tempelsari pada 10 Februari mendatang.
Terkait pelanggaran, Dandim memberikan peringatan keras (early warning) terhadap potensi judi online dan penyalahgunaan media sosial. “Pekerjaan kita sebagai tentara itu nyata di lapangan, bukan untuk pamer atau ‘live’ di media sosial yang tidak bermanfaat. Jangan menyentuh barang haram (judi online). Kita punya gaji, syukuri itu. Kaya itu relatif, yang penting berkah,” ujarnya.
Menutup arahannya, Letkol Inf Hermawan mengingatkan seluruh anggota untuk mengutamakan faktor keamanan, terutama saat berkendara di cuaca ekstrem. Ia menekankan lebih baik terlambat sampai tujuan daripada harus mengabaikan keselamatan.
“Lebih baik kita berteduh saat hujan deras daripada tergesa-gesa lalu terjadi musibah. Ingat, jika terjadi sesuatu pada Anda, akan banyak orang yang menangisi Anda di rumah. Jaga kesehatan dan rawat inventaris negara dengan baik,” pungkasnya.
Jam Komandan ini diakhiri dengan sesi dialog terbuka, di mana para Babinsa diberikan ruang untuk menyampaikan kendala lapangan, termasuk sinkronisasi laporan progres pembangunan yang menjadi kunci keberhasilan tugas teritorial di wilayah Temanggung.













