Prajurit “Waspada Wira Keris”: Menilik Kedisiplinan Baja di Balik Seragam Kodim Temanggung

Binsat, Informasi171 Dilihat

TEMANGGUNG – Di bawah langit pagi yang cerah di halaman Gedung Sarwa Guna Makodim 0706/Temanggung, Rabu (4/3/2026), barisan kendaraan dinas dan pribadi milik prajurit tampak berjejer rapi. Bukan sedang bersiap untuk parade, melainkan untuk menjalani ritual pemeriksaan ketat bertajuk Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib) Dalam Satuan Waspada Wira Keris Triwulan I TA 2026.

Kedatangan rombongan Subdenpom IV/2-1 Magelang yang dipimpin oleh Kapten Cpm Wawan Adji disambut langsung oleh Dandim 0706/Temanggung, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han. Kunjungan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan manifestasi nyata dari komitmen TNI dalam menjaga marwah institusi melalui kedisiplinan prajuritnya di jalan raya.

Satu per satu kendaraan diperiksa secara mendetail. Mulai dari kelengkapan fisik material kendaraan hingga keabsahan administrasi seperti SIM TNI, SIM Sipil, STNK, hingga Kartu Tanda Prajurit. Tidak ada celah bagi ketidaktertiban; setiap baut dan surat harus sesuai dengan standar baku militer.

Kapten Cpm Wawan Adji menegaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk meminimalisir angka pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan yang melibatkan personel TNI.

“Kami hadir bukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan untuk memastikan bahwa setiap prajurit adalah pelopor keselamatan berkendara. Kedisiplinan di jalan raya adalah cerminan kedisiplinan di medan tugas,” ujar Kapten Cpm Wawan Adji dalam arahannya.

Dandim 0706/Temanggung, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han., menyambut positif kegiatan ini sebagai langkah preventif (pencegahan) yang krusial bagi anggotanya.

“Disiplin adalah napas setiap prajurit. Operasi Gaktib ini adalah bentuk kasih sayang pimpinan kepada anggota agar mereka selalu aman saat menjalankan tugas maupun saat bersama keluarga. Saya menekankan kepada seluruh anggota Kodim 0706/Temanggung bahwa kelengkapan administrasi dan kelaikan kendaraan bukan hanya soal aturan hukum, tapi soal menghargai nyawa sendiri dan orang lain. Prajurit Temanggung harus menjadi contoh teladan bagi masyarakat dalam tertib berlalu lintas.” ungkap Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho.

Selain pemeriksaan fisik, sosialisasi ini juga memberikan penekanan khusus pada safety riding. Mengingat mobilitas Babinsa di wilayah Temanggung yang cukup tinggi dengan medan yang bervariasi, kesiapan kendaraan menjadi faktor utama keselamatan kerja.

Kegiatan yang berlangsung tertib ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas di kalangan TNI, sekaligus memperkuat citra positif TNI di mata masyarakat sebagai institusi yang paling patuh hukum.