Sinergi Intelijen Kunci Pertahanan, Waasintel Kasad Pimpin Kunjungan FKAI di Kodim Temanggung

Binsat, Informasi512 Dilihat

TEMANGGUNG – Komando Distrik Militer (Kodim) 0706/Temanggung menjadi tuan rumah penting bagi konsolidasi dan peningkatan profesionalisme aparat intelijen. Markas Kodim 0706/Temanggung hari ini menerima kunjungan kerja kegiatan Forum Komunikasi Aparat Intelijen (FKAI) Triwulan IV Tahun Anggaran 2025 di jajaran Korem 072/Pamungkas Kodam IV/Diponegoro. Selasa (18/11/2025).

Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Wakil Asisten Intelijen Kepala Staf Angkatan Darat Bidang Pembinaan Intelijen (Waasintel Kasad Bid. Bin Intel), Brigjen TNI Ari Prasetya, S.E., yang didampingi oleh Letkol Inf Irawan Setya Kusuma, Pabandya 2/Eksosbud Spaban V/Biddagri Sintelad, serta Serka Irwan Nugroho Saputra, Baurmin Ekososbud Spaban V/Biddagri Sintelad.

Kedatangan Waasintel Kasad beserta tim disambut hangat Komandan Kodim 0706/Temanggung Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han., beserta jajaran Perwira Staf dan Danramil Jajaran Kodim Temanggung. Turut hadir Pabandya Gal Sinteldam IV/Diponegoro, serta anggota Staf dan Unit Intel dari Kodim 0706/Temanggung dan Kodim 0707/Wonosobo.

Dalam sambutannya, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han., menyampaikan rasa bangga dan kehormatan atas kunjungan tersebut.

“Kunjungan ini tentunya menjadi momentum yang sangat berarti dan motivasi besar bagi kami dalam melaksanakan tugas pokok serta pengabdian kepada bangsa dan negara, khususnya di bidang intelijen Angkatan Darat,” ungkap Letkol Inf Hermawan.

Ia menambahkan, kunjungan ini diharapkan menjadi sarana untuk menerima arahan, masukan, dan petunjuk langsung dari pimpinan, sekaligus memberikan gambaran nyata mengenai dinamika di lapangan. Kodim 0706/Temanggung menyatakan kesiapan penuh untuk menerima segala bentuk pengawasan dan evaluasi demi peningkatan kinerja dan profesionalisme prajurit di satuan ini.

Waasintel Kasad, Brigjen TNI Ari Prasetya, S.E., dalam arahannya menekankan pentingnya efektivitas kegiatan FKAI yang menggunakan anggaran negara, serta memastikan kegiatan tersebut membawa manfaat nyata bagi seluruh anggota.

Dalam sesi diskusi, Brigjen Ari Prasetya memberikan pesan mendalam mengenai integritas seorang aparat intelijen. Ia membandingkan antara profesionalisme anggota intelijen.

Menurutnya, informasi yang disampaikan kepada komandan haruslah jujur, bahkan jika itu adalah kabar pahit. Hal ini krusial agar pimpinan dapat mengambil keputusan yang tepat dan mengantisipasi dampak buruk berdasarkan data yang sebenar-benarnya.

Brigjen Ari Prasetya juga menyoroti pentingnya sinergi antara aparat intelijen dari berbagai instansi (BIN, BAIS, BNN, Kepolisian) untuk menghindari tumpang tindih atau benturan di lapangan, yang menjadi salah satu alasan utama dibentuknya FKAI. Ia juga mengingatkan seluruh anggota intelijen untuk menjauhi segala bentuk aktivitas ilegal, seperti tambang liar, demi menjaga integritas institusi.

Kunjungan FKAI ini menjadi penekanan kuat dari pimpinan TNI AD akan urgensi peningkatan kualitas data intelijen, serta penguatan sinergi antar-satuan dan instansi, menjadikan aparat intelijen sebagai garda terdepan yang profesional dan dapat diandalkan dalam menjaga stabilitas nasional.