Tahan Laju Inflasi, Sahli Pangdam IV/Diponegoro Susun Strategi Ketahanan Pangan di Kodim Temanggung

Binsat215 Dilihat

TEMANGGUNG – Kodim 0706/Temanggung menerima kunjungan kerja Tim Pokja Sahli Pangdam IV/Diponegoro, Selasa (2/12/2025), dalam rangka penyusunan strategi ketahanan pangan guna menekan potensi inflasi di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Kunjungan ini dipimpin Kolonel Inf Erwin Ekagita Yuana, S.I.P., M.Si., Pamen Ahli Bidang Ilpengtek & LH, dan disambut Kepala Staf Kodim (Kasdim) Mayor Cba Agus Jumawan beserta jajaran Perwira Staf.

Kegiatan ini merujuk pada Telegram Pangdam IV/Diponegoro Nomor ST/2141/2025 tentang pelaksanaan Pengumpulan Data (Puldata) untuk penyusunan dokumen strategis bertajuk “Pemberdayaan Apkowil dalam Ketahanan Pangan Guna Mengatasi Inflasi Triwulan IV TA 2025”. Melalui kegiatan ini, Kodam IV/Diponegoro memperkuat peran Aparat Komando Kewilayahan, terutama Babinsa, sebagai garda terdepan pendampingan produksi pangan di desa-desa.

Dalam pemaparannya, Kolonel Erwin menekankan pentingnya data lapangan yang akurat sebagai dasar kebijakan Pangdam. Menurutnya, inflasi bukan hanya isu ekonomi, tetapi berkaitan langsung dengan ketahanan nasional.

“Inflasi adalah ancaman nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Peran Babinsa dalam mengawal produksi pangan harus semakin terukur dan berdampak langsung. Data yang kami kumpulkan di Temanggung akan menjadi pijakan untuk merumuskan langkah strategis peningkatan ketahanan pangan,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Dandim 0706/Temanggung Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han., melalui Kasdim menegaskan kesiapan total jajarannya. Dengan potensi agraris yang tinggi, Temanggung dinilai memiliki peran penting dalam penyediaan komoditas pangan regional.

“Kodim 0706/Temanggung siap mendukung penuh. Sinergi antara Babinsa, pemerintah desa, dan para petani adalah kunci menahan laju inflasi. Kami pastikan pendampingan di lapangan berjalan optimal,” tegas Kasdim.

Kegiatan Puldata ini diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis yang aplikatif, sehingga kontribusi TNI AD dalam mendukung pemerintah daerah menstabilkan harga dan memperkuat ketahanan pangan dapat semakin maksimal di akhir Tahun Anggaran 2025.